Meski Rasa Tiada Terucap

By : Riez Wal
Menatap langit malam saat semesta hening tertengun
Tiada satu pun irama mengalun
Hanya jemari membelai daun
Pelan, lembut mengantarnya turun

Perlahan penuh sahaja mengiring
Menuntun helai yang telah kering
Pertemukan bumi dengan kemuning
Sampai di dasarnya tanpa berdenting

Tak butuh nada agar indah tercipta
Juga tanpa suara hendak bercerita
Begitulah pula adanya bahasa cinta
Tak selalu rapi terangkai dalam kata

Bahkan ketika ranting melepas dalam diam
Saat warna dedaunan beranjak kelam
Mengerti nanti pada akar bersemayam
Dan penyatuan pun semakin dalam

Seperti itu juga layaknya menguntai kasih
Mempercayai tiap lembarnya adalah putih
Meski tiada ucap rasa dalam lisan jernih
Cukup hati meyakini saling terpilih

Baca Juga Puisi Lainnya :

{ 0 komentar... Skip ke Kotak Komentar }

Tambahkan Komentar Anda

 
Yahoo Messenger
Send Me IM!
Google Plus
Add Me To Your Circle!
Twitter
Follow Me!
Facebook
Add My Facebook
Original Template By Belajar SEO Blogspot - Himajiesized Thanks To Om Dayz
By Aril Empire


Free Page Rank Tool Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Zimbio Web Link Exchange - Linkcsere